Kursi Raja Saki

Kursi Antik Non Sandar UGM Yogyakarta

Hai sobat logam semua, apa kabarnya hari ini? Semoga sobat logam selalu dalam keadaan yang baik dan happy ya!. Jangan lupa tetap jaga kondisi ya dan tetap taati protokol kesehatan, karena covid-19 belum sepenuhnya pudar dari bumi pertiwi kita. Okey, balik lagi dengan mimin untuk membahas mengenai artikel seputar street furniture. Ada yang bisa tebak topik apa yang akan kita bahas? Ingin tahu, yuk simak artikelnya sampai habis yaa.

Kursi Antik Non Sandar UGM Yogyakarta

Saat kita lelah setelah berjalan kaki, jogging atau lari pagi seringkali membutuhkan tempat untuk istirahat sejenak. Penambahan kursi di area taman maupun trotoar sangat membantu para pejalan kaki. Street furniture yang satu ini, sangat dibutuhkan di area terbuka karena padatnya lalu lintas membuat sebagian masyarakat memilih untuk berjalan kaki ke tempat area tujuan yang dekat dengan rumahnya untuk menghindari kemacetan.

Sedangkan untuk masyarakat yang menyukai lari pagi atau jogging bisa beristirahat sejenak dengan fasilitas kursi taman yang telah disediakan. Membicarakan mengenai kursi taman, Putra Sari Logam telah bekerja sama dengan pihak Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk  pembuat an kursi taman. Kursi taman kali ini terbuat dari alumunium cast yang dipadukan dengan kayu mindi sebagai alas duduknya. Kursi ini berbentuk non sandar dengan sisi kanan dan kiri diberi lengkungan untuk pegangan tangan. Jangan lupa keantikan dari kursi ini terletak pada sisi kanan dan kirinya selain berfungsi sebagai pegangan, dibawah lengkungan terdapat aksen ornamen unik dengan logo serta tulisan FEB UGM yang menjurus kepada salah satu fakultas di Universitas tersebut. untuk warnanya sendiri keseluruhan ornamen berwarna hitam dan kayunya berwarna kecoklatan khas pohon.

Berbicara mengenai Universitas Gadjah Mada, bagi kalian mungkin tid    ak asing lagi. Dimana, Universitas ini merupakan salah satu Universitas tersohor yang ada di Indonesia. UGM sendiri berada di wilayah Yogyakarta, yang didirikan dari kancah revolusi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Nama Gadjah Mada sendiri diambil untuk mengingat semangat perjuangan Mahapatih Gadjah Mada yang berhasil mempersatukan wilayah nusantara.

Saatnya informasi penting, kami dari Putra Sari Logam memproduksi berbagai model kursi antik dan kursi yang ditambah ornamen unik. Putra Sari Logam nih tujuannya serta open request custom lho, mulai dari desain hingga pemilihan bahan yang terbaik. Putra Sari Logam selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dan detail oriented. Kami siap melayani customer dengan hasil yang berkualitas terjamin guys. Jika kalian tertarik untuk melihat produk-produk di Putra Sari Logam, boleh banget ya!! Kalian bisa melihat di web www.putrasarilogam.com. Tetapi jika kalian ingin memesan produk kami, bisa hubungi kontak berikut ya guys:

CONTACT

Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465

T : (0272) 551 480 P : 0813 9300 6025

E : [email protected]

Desain kursi sandar antik dengan frame unik

Kursi Antique untuk Kabupaten Jepara

Hello sobat logam. Apa kabar nih sobat logam? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan happy ya. Jangan lupa buat hari kalian menyenangkan! Mimin balik lagi dengan informasi menarik tentang kursi antik. Ada yang penasaran untuk Kabupaten mana produk kali ini? Jangan sampai ketinggalan artikel kali ini yaa.

Untuk kali ini mimin akan membahas kursi dari alumunium casting yang dipadukan dengan kayu akasia. Kursi ini akan dikirimkan ke Kabupaten Jepara. Keantikan yang ditunjukkan yaitu terletak pada bentuknya yang klasik dan warnanya yang soft.

Kursi Antik Paduan Alumunium Cast dengan Kayu Akasia

Kursi antik yang mimin bahas kali ini berbeda dengan yang lain karena memiliki nilai estetik tersendiri. Fungsi kursi banyak ya guys, seperti tempat untuk santai, tempat untuk menghilangkan kejenuhan setelah lama berdiri atau berjalan. Bahkan kursi seringkali digunakan untuk tempat wisata agar dapat menarik minat pengunjung, yaitu dengan cara membuat kursi  taman lebih antik dari biasanya baik dengan pemberian ornamen, nuansa klasik, maupun dengan warna yang unik.

Warna kursi ini terlihat elegan dengan hitam dipadukan warna coklat dari kayu akasia sehingga kursi terlihat menawan. Jangan salah yang ditonjolkan berikutnya yaitu keawetan dari kursi antik tersebut. Frame kursi untuk Kabupaten Jepara ini dibentuk dari full alumunium casting guys. Pada bagian bawah kursi tepatnya disamping kanan dan kirinya ada ornamen bunga dan dedaunan.

Sobat logam pasti tahu bukan, jika produk kami rata-rata terbuat dari bahan dasar alumunium, sehingga tahan terhadap korosi dan serangga-serangga lain. Kursi ini ditujukan untuk Kabupaten Jepara. Tahu nggak sih kalian jika Kabupaten Jepara terkenal dengan julukan “Bumi Kartini”. Hal itu sejalan dengan kaitan sejarah yang kuat dari pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini. Bukan hanya itu saja, Kabupaten ini terkenal dengan ukiran kayunya.

Nah bagi kalian yang penasaran dengan model, warna dan keunikan dari kursi yang diproduksi oleh Putra Sari Logam bisa kalian lihat di web www.putrasarilogam.com atau bagi sobat logam yang berminat dengan produk kami dan ingin menambahkan aksen khusus atau ornamen tertentu bisa banget di Putra Sari Logam maupun Gudang lampuku. Putra Sari Logam juga open request custom guys, mulai dari desain sampai pemilihan bahan yang terbaik. Kami selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dan detail oriented. Berikut ini kontak yang bisa kalian hubungi ya sobat logam :

 

CONTACT

Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465

T : (0272) 551 480 P : 0813 9300 6025

E : [email protected]

Kursi one person

Fasilitas Museum Sonobudoyo – Kursi Aluminium Cor

Museum Sonobudoyo dan Pengembangan Fasilitas Pendukung

Museum Sonobudoyo merupakan sebuah yayasan yang bergerak di bidang pelestarian kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok. Sejak awal berdirinya, museum ini memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Nusantara kepada masyarakat luas. Hingga saat ini, Museum Sonobudoyo terus berkembang sebagai salah satu pusat kebudayaan terkemuka di Yogyakarta.

Pada awalnya, yayasan ini berdiri di Surakarta pada tahun 1919 dengan nama Java Instituut. Selanjutnya, melalui keputusan Kongres tahun 1924, Java Instituut menetapkan rencana pendirian museum di Yogyakarta. Sejak saat itu, pengumpulan data dan benda kebudayaan dari wilayah Jawa, Madura, Bali, dan Lombok mulai dilakukan secara bertahap hingga tahun 1929.

Sejarah Berdirinya Museum Sonobudoyo

Sesuai hasil Kongres Java Instituut tahun 1924, pendirian museum di Yogyakarta menjadi agenda utama. Oleh karena itu, Nyverheid Commissie dibentuk pada 12 Juli 1928 dan kemudian diresmikan pada 19 November 1928 oleh Gubernur Yogyakarta saat itu, J. E. Jasper.

Tugas utama komisi ini adalah mempelajari, mengumpulkan, serta mengembangkan kebudayaan pribumi. Hasil dari kegiatan tersebut kemudian dibukukan dengan judul “De Inheemsche Nijverheid op Java, Madura, Bali en Lombok” yang diterbitkan pada tahun 1929. Buku ini dijadikan sebagai pedoman dalam pengumpulan koleksi Museum Sonobudoyo.

Pengembangan Fasilitas Museum Sonobudoyo

Seiring berjalannya waktu, Museum Sonobudoyo terus mengalami perbaikan dan pengembangan fasilitas. Tujuannya tentu untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung serta mendukung penataan kawasan museum.

Beberapa fasilitas yang ditambahkan antara lain tiang lampu, kursi taman, bollard pembatas jalan, tempat sampah, grill cover, manhole, dan fasilitas pendukung lainnya. Dengan adanya peningkatan ini, Museum ini semakin diminati oleh wisatawan yang ingin melihat dan mempelajari benda-benda bersejarah dari masa lampau.

Penambahan Kursi Museum dari Putra Sari Logam

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pemerintah setempat menggandeng Putra Sari Logam sebagai mitra pengadaan fasilitas kursi di area Museum Sonobudoyo. Kursi tersebut dibuat menggunakan material aluminium cor penuh yang dikenal kuat dan tahan lama.

Berbeda dari kursi yang telah terpasang sebelumnya, kursi terbaru ini dirancang dengan tipe one person atau hanya digunakan oleh satu orang. Dengan desain tersebut, pengunjung dapat beristirahat dengan lebih nyaman setelah berkeliling menikmati koleksi museum.

Solusi Fasilitas Ruang Publik Berkualitas

Dengan adanya penambahan kursi ini, kenyamanan pengunjung Museum Sonobudoyo semakin meningkat. Selain itu, fasilitas tersebut juga menambah nilai estetika kawasan museum secara keseluruhan.

Jadi, bagi kalian yang ingin menambahkan fasilitas untuk penataan kota atau ruang publik lainnya, Putra Sari Logam siap menjadi pilihan terpercaya. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas terjamin, presisi tinggi, dan dikerjakan oleh tenaga profesional.

Informasi Kontak

Putra Sari Logam
📍 Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465
☎ T : (0272) 551 480
📱 P : 0813 9300 6025
📧 E : [email protected]