
Kursi Sandar Custom Motif Lar Gurda
Hallo sobat logam semua, jumpa lagi bersama mimin nih guys. Pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas proyek Kursi Sandar Custom Motif Lar Gurda yang dibuat khusus untuk salah satu customer di Kota Solo. Produk Kursi Sandar Custom Motif Lar Gurda ini dirancang dengan konsep klasik dan identitas lokal, sehingga sangat cocok digunakan untuk ruang publik maupun area komersial di Kota Surakarta.
Sekilas Tentang Kota Surakarta (Solo)
Kota Surakarta, atau yang lebih dikenal dengan nama Solo, merupakan wilayah otonom berstatus kota di bawah Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini memiliki jumlah penduduk sekitar 522.364 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 11.861 jiwa per km².
Selain itu, Surakarta juga dikenal sebagai kota terbesar ketiga di Pulau Jawa bagian selatan setelah Bandung dan Malang berdasarkan jumlah penduduk. Di sisi timur kota, mengalir Sungai Bengawan Solo yang namanya diabadikan dalam lagu keroncong legendaris.
Tidak hanya itu, bersama Yogyakarta, Surakarta merupakan pewaris Kesultanan Mataram yang terpecah melalui Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Hal ini menjadikan Solo kaya akan nilai sejarah dan budaya.
Surakarta sebagai Kota Batik
Industri batik menjadi salah satu identitas utama Kota Surakarta. Sentra kerajinan dan perdagangan batik dapat ditemukan di kawasan Laweyan dan Kauman.
Sementara itu, Pasar Klewer dan pasar batik tradisional lainnya dikenal sebagai pusat perdagangan batik terbesar di Indonesia.
Selain batik kain, Surakarta juga memiliki produk unggulan berupa sarung batik Solo. Salah satu yang sedang berkembang pesat adalah Sarung Lar Gurda.
Mengenal Sarung Batik Lar Gurda
Sarung Lar Gurda mulai merintis usaha sarung batik sejak tahun 2017. Sebelumnya, produk ini sempat diberi nama “KURMA” oleh salah satu pendiri Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan sekaligus pemilik batik besar di Solo.
Namun demikian, nama tersebut tidak bertahan lama karena fokus pengelola beralih pada kegiatan pesantren. Oleh karena itu, dipilihlah nama Lar Gurda, yang merupakan salah satu motif batik khas Solo.
Nama Lar Gurda sendiri berasal dari kata Lar yang berarti sayap dan Gurda yang berarti burung garuda. Dengan demikian, motif Lar Gurda menggambarkan burung yang tengah mengepakkan sayapnya.
Secara filosofis, motif ini melambangkan sifat ksatria, gagah, serta keberanian dalam membela kebenaran.
Kerja Sama Putra Sari Logam dengan Lar Gurda
Seiring berkembangnya usaha, pemilik Sarung Lar Gurda menjalin kerja sama dengan Putra Sari Logam sebagai mitra pengadaan kursi sandar custom.
Kursi sandar ini dibuat menggunakan material aluminium cor pada bagian rangka. Sementara itu, bagian dudukan dan sandaran menggunakan kayu akasia yang dikenal kuat dan tahan lama.
Selain kokoh, kursi ini juga dilengkapi dengan hiasan lambang Lar Gurda pada bagian sandaran. Dengan adanya detail tersebut, kursi sandar ini memiliki nilai estetika sekaligus identitas khas brand.
Solusi Kursi Sandar untuk Ruang Publik
Dengan desain yang kuat, estetis, dan bermakna budaya, kursi sandar ini sangat cocok digunakan untuk penataan kota maupun ruang publik lainnya.
Oleh karena itu, bagi sobat logam yang ingin menambahkan fasilitas kota dengan kualitas terjamin, Putra Sari Logam siap menjadi solusi terbaik.
Informasi Kontak Pemesanan
📍 Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465
📞 T : (0272) 551 480
📱 P : 0813 9300 6025
📧 marketing@gudanglampuku.com

