Desain tiang lampu

desain tiang lampu


Tiang Lampu Antik Cabang Dua untuk Kota Tanjung Pinang

Hallo Sobat Logam semua! Jumpa lagi bersama mimin. Semoga sobat logam selalu diberi kesehatan dan kesejahteraan ya, aamiin.
Pada kesempatan kali ini, mimin akan mengulas tiang lampu antik dengan ketinggian sekitar 3 meter lebih yang kembali dikirim ke Kota Tanjung Pinang. Penasaran dengan desain dan keunikannya? Yuk, simak artikelnya sampai selesai!

Desain Tiang Lampu dengan Konsep Cabang Dua

Pertama-tama, tiang lampu antik ini merupakan pengiriman lanjutan ke Kota Tanjung Pinang. Namun demikian, desain yang dihadirkan kali ini berbeda dari model sebelumnya, baik cabang tunggal maupun cabang ganda standar.

Fokus utama desain terletak pada bagian cabangnya. Tiang lampu ini memiliki tinggi lebih dari 3 meter dan pada bagian bodinya dihiasi umpak unik yang dipadukan dengan ornamen cincin. Selain itu, bentuk cabang menjadi daya tarik utama karena lengkungannya hampir mencapai 180 derajat.

Menariknya, lengkungan pipa cabang tersebut dikombinasikan dengan ornamen di sisi kanan dan kiri tiang yang membentuk setengah hati. Oleh karena itu, jika dilihat sekilas, cabang tiang lampu ini tampak menyerupai bentuk hati secara utuh.

Detail Ornamen dan Perpaduan Warna

Selanjutnya, pada bagian umpak, desainnya hampir serupa dengan umpak tiang lampu untuk Kutoarjo. Di bagian tengah cabang, masih ditambahkan ornamen tanduk dengan warna emas penuh yang memberi kesan mewah dan klasik.

Untuk pewarnaan, terdapat tiga warna utama yang digunakan, yaitu hitam, emas, dan sawutan hijau. Warna hijau sendiri hanya diaplikasikan pada bagian umpak serta ornamen mahkota di bawah cabang tiang lampu. Perpaduan warna ini membuat tampilan tiang lampu terlihat elegan sekaligus antik.

Sekilas Tentang Kota Tanjung Pinang

Sementara itu, Kota Tanjung Pinang yang berada di Provinsi Kepulauan Riau dikenal dengan julukan Kota Gurindam Dua Belas. Julukan ini berasal dari Pulau Penyengat, tempat Raja Ali Haji menciptakan karya sastra legendaris “Gurindam Dua Belas”.

Adapun nama Tanjung Pinang diambil dari letak wilayahnya yang menjorok ke laut, atau disebut tanjung oleh masyarakat Melayu. Dahulu, kawasan tersebut banyak ditumbuhi pohon pinang yang dimanfaatkan nelayan sebagai penanda saat memasuki wilayah Sungai Bintan atau Hulu Riau.

Informasi Produksi dari Gudanglampuku

Terakhir, bagi sobat logam yang tertarik untuk bekerja sama, Gudanglampuku menyediakan berbagai model tiang lampu antik, baik cabang tunggal maupun cabang dua. Tentunya, semua produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep area masing-masing.

Selain itu, kami juga melayani permintaan custom mulai dari desain hingga pemilihan material terbaik. Tenang saja, yang bercabang cukup desainnya, bukan perasaan sobat logam 😄


CONTACT

📍 Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465
☎ T : (0272) 551 480
📱 P : 0813 9300 6025
✉ E : [email protected]

Comments are disabled