Model lampu gantung

model-lampu-gantung


Sejarah Singkat Akademi Angkatan Udara

Sejarah Akademi Angkatan Udara (AAU) bermula sejak berdirinya Lembaga Pendidikan Perwira TNI AAU di Maguwo, Yogyakarta, pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. Pada akhir Desember 1945, Komodor Udara Suryadi Suryadarma merencanakan pembentukan personel Angkatan Udara yang kemudian diserahkan kepada Agustinus Adisutjipto. Pada masa itu, pendidikan masih menggunakan pesawat latih jenis Cereng tahun 1933.

Selanjutnya, pada tahun 1966, nama AAU diubah menjadi AKABRI Udara dengan masa pendidikan antara empat hingga lima tahun. Namun demikian, sistem pendidikan kembali disesuaikan sehingga masa tempuh dikembalikan menjadi tiga tahun dan nama lembaga kembali menjadi Akademi Angkatan Udara (AAU).

Peran AAU dalam Mencetak Perwira TNI AU

AAU merupakan lembaga pendidikan militer sukarela setingkat akademi yang bertugas mencetak perwira karier TNI Angkatan Udara dengan pangkat Letnan Dua. Selain itu, lulusan AAU diproyeksikan memiliki kemampuan yang sejalan dengan perkembangan teknologi militer dan kedirgantaraan.

Sistem rekrutmen perwira dilakukan secara sukarela melalui satu jalur komando yang dipimpin oleh Danjen AKABRI. Dengan sistem ini, pendidikan di AAU terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Pembenahan Fasilitas Akademi Angkatan Udara

Seiring berjalannya waktu, Akademi Angkatan Udara terus melakukan pembenahan. Pada tahun 2019, kepemimpinan AAU resmi dijabat oleh Marsekal Muda TNI Nanang Santoso sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara. Di bawah kepemimpinan tersebut, berbagai fasilitas gedung mulai diperbarui dan ditingkatkan.

Dalam proses pengembangan fasilitas ini, Putra Sari Logam dipercaya sebagai mitra pengadaan untuk mendukung penataan gedung dan lingkungan AAU.

Penambahan Lampu Tempel untuk Hunian Pimpinan AAU

Lampu tempel AAU kini menjadi fasilitas penting di hunian pimpinan Akademi Angkatan Udara (AAU). Lampu ini terbuat dari aluminium cor yang kuat dan awet, dirancang untuk menerangi area rumah hunian sekaligus mempercantik tatanan gedung. Pemasangan lampu tempel AAU ini menjadi bagian dari upaya AAU meningkatkan kenyamanan dan keamanan fasilitas hunian pimpinan.

Tidak hanya area gedung utama, pihak pimpinan Akademi Angkatan Udara juga berencana menambahkan fasilitas pada area rumah hunian pimpinan. Salah satu fasilitas yang dibutuhkan adalah lampu tempel untuk menunjang pencahayaan sekaligus estetika lingkungan.

Lampu tempel ini dibuat dari bahan material aluminium cor yang telah teruji kuat, awet, dan tahan terhadap korosi. Selain itu, desainnya yang sederhana dan elegan mampu memberikan pencahayaan maksimal di area sekitar rumah hunian pimpinan AAU.

Fungsi Lampu Tempel Aluminium Cor

Lampu tempel tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga berperan penting dalam mempercantik tatanan area hunian. Bahkan, selain digunakan untuk rumah dinas, lampu tempel ini juga cocok diaplikasikan pada gedung perkantoran, fasilitas umum, hingga area istana.

Oleh karena itu, pimpinan Akademi Angkatan Udara kembali mempercayakan Putra Sari Logam sebagai mitra pengadaan dalam pembuatan lampu tempel berkualitas.

Solusi Fasilitas Kota dan Ruang Publik

Jadi, bagi kalian yang ingin menambahkan fasilitas untuk tatanan kota maupun ruang publik lainnya, Putra Sari Logam siap menjadi solusi dengan produk yang berkualitas dan terjamin keakuratannya. Selain lampu tempel, kami juga melayani pembuatan berbagai produk fasilitas kota lainnya.

CONTACT
Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465
T : (0272) 551 480
P : 0813 9300 6025
E : marketing@putrasarilogam.com

Comments are disabled