
Tiang Lampu Antik 2 Tipe untuk Tanjung Pinang
Tiang Lampu Antik untuk Tata Kota yang Lebih Berkelas
Hallo sobat logam semua! Jumpa lagi bersama mimin. Gimana nih kabar sobat logam hari ini? Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kesejahteraan ya guys. Aamiin. Pada kesempatan kali ini, mimin akan mengulas produk tiang lampu antik dengan ketinggian sekitar 7 meter yang siap mempercantik ruang publik. Jadi, buat sobat logam yang penasaran, simak terus artikel ini sampai selesai ya!
Desain Tiang Lampu Cabang Tunggal dan Ganda
Produk kali ini akan dikirim ke Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Adapun desain yang digunakan terdiri dari dua tipe, yaitu model cabang ganda dan cabang tunggal. Perbedaan utama dari kedua tipe ini terletak pada jumlah cabangnya.
Model cabang ganda memiliki dua lengan lampu, satu berada di bagian paling atas dan satu lagi di bagian tengah body. Sementara itu, model cabang tunggal hanya memiliki satu cabang di bagian atas. Namun demikian, untuk ukuran, warna, dan konsep desain secara keseluruhan masih tergolong serupa.
Material Berkualitas dengan Detail Ornamen Khas
Untuk bahan baku, tiang lampu ini menggunakan pipa berdiameter 1,5”, 3”, dan 4”. Selain itu, bagian ornamen dibuat dari aluminium melalui proses aluminium casting, sehingga menghasilkan detail yang kuat dan tahan lama.
Menariknya, tiang lampu ini memiliki ketinggian sekitar 7,3 meter. Pada bagian body, terdapat umpak unik yang dipadukan dengan ornamen cincin, sehingga memberikan kesan klasik namun tetap kokoh. Di setiap cabangnya, ditambahkan ornamen berbentuk perpaduan huruf J dan S yang menambah nilai estetika.
Perpaduan Warna Elegan yang Memikat
Dari segi tampilan, produk ini menggunakan tiga kombinasi warna, yaitu hitam, emas, dan sawutan hijau. Khusus warna hijau, hanya diaplikasikan pada bagian umpak saja. Oleh karena itu, tampilan tiang lampu terlihat lebih elegan tanpa menghilangkan kesan antiknya.
Dengan kombinasi warna tersebut, tiang lampu ini sangat cocok diaplikasikan pada kawasan perkotaan, taman, maupun area pedestrian yang mengusung konsep klasik dan berkelas.
Sekilas Tentang Kota Tanjung Pinang
Berbicara mengenai Tanjung Pinang, kota ini dikenal dengan julukan Kota Gurindam Dua Belas. Julukan tersebut berasal dari Pulau Penyengat, tempat Raja Ali Haji menciptakan karya sastra legendaris “Gurindam Dua Belas”.
Sementara itu, nama Tanjung Pinang sendiri diambil dari kondisi geografis wilayahnya yang menjorok ke laut dan banyak ditumbuhi pohon pinang. Pada masa lalu, pohon pinang ini bahkan dijadikan penanda oleh para nelayan saat memasuki kawasan Sungai Bintan atau Hulu Riau.
Solusi Tiang Lampu Antik dari GudangLampuku
Setelah membaca artikel ini, apakah sobat logam tertarik untuk bekerja sama dengan GudangLampuku? Selain menyediakan berbagai model tiang lampu antik, kami juga melayani request desain sesuai kebutuhan dan karakter wilayah.
Sobat logam bisa melihat koleksi produk terbaru melalui website GudangLampuku maupun Putra Sari Logam. Jangan khawatir, kami siap membantu mulai dari pemilihan desain hingga produksi.
Jika ingin informasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak berikut:
CONTACT
Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465
T : (0272) 551 480
P : 0813 9300 6025
E : [email protected]








